Dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, seddiam nonumy eirmod tempor. invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadip- scing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur.
 

JENIS-JENIS PLASMODIUM

Plasmodium Plasmodium merupakan jenis anggota sporozoa. Ada empat jenis species Plasmodium yang dapat menyebabkan penyakit malaria, yaitu plasmodium vivax, plasmodium ovale, plasmodium malariae, plasmodium faciparum. Berikut ini penjelasannya dan fase hidup plasmodium :

Plasmodium vivax, merupakan penyebab malaria tersiana yang bersifat tidak ganas, gejalanya adalah suhu badan panas dingin berganti-ganti setiap 2 hari sekali (48 jam).


Plasmodium ovale, merupakan penyebab malaria tersiana yang ganas, gejalanya sama dengan pada malaria tersiana.

Plasmodium malariae, penyebab malaria kuartana yang bersifat tak ganas, gejalanya suhu badan panas dingin setiap 3 hari sekali (72 jam).


Plasmodium falciparum, penyebab malaria kuartana yang bersifat ganas, gejalanya suhu badan panas dingin tak beraturan

 

Cara Hidup Plasmodium

Plasmodium hidup dalam dua fase, yaitu:

Fase Plasmodium di dalam tubuh nyamuk “Fase sporogoni”

Di dalam tubuh nyamuk ini terlihat Plasmodium melakukan reproduksi secara seksual. Pada tubuh nyamuk, spora berubah menjadi makrogamet dan mikrogamet, kemudian bersatu dan membentuk zigot yang menembus dinding usus nyamuk. Di dalam dinding usus tersebut zigot akan berubah
menjadi ookinet –> ookista –> sporozoit, kemudian bergerak menuju kelenjar liur nyamuk. Sporozoit ini akan menghasilkan spora seksual yang
akan masuk dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk.

 

Fase Plasmodium di dalam tubuh manusia “Fase skizogoni”

Setelah tubuh manusia terkena gigitan nyamuk malaria, sporozoit masuk
dalam darah manusia dan menuju ke sel-sel hati. Di dalam hati ini sporozoit
akan membelah dan membentuk merozoit, akibatnya sel-sel hati banyak
yang rusak. Selanjutnya, merozoit akan menyerang atau menginfeksi eritrosit.
Di dalam eritrosit, merozoit akan membelah diri dan menghasilkan lebih
banyak merozoit. Dengan demikian, ia akan menyerang atau menginfeksi
pada eritrosit lainnya yang menyebabkan eritrosit menjadi rusak, pecah,
dan mengeluarkan merozoit baru. Pada saat inilah dikeluarkan racun dari
dalam tubuh manusia sehingga menyebabkan tubuh manusia menjadi demam. Merozoit ini dapat juga membentuk gametosit apabila terisap oleh nyamuk (pada saat menggigit) sehingga

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan memberi comment jika punya usul atau pertanyaan.....