Dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, seddiam nonumy eirmod tempor. invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadip- scing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur.
 

Mengungkap Rahasia Cowboys In Paradise

Kisah Cowboys in paradise| Cowboys in Paradise adalah film dokumenter yang menampilkan kehidupan para gigolo di Pantai Kuta membuat kehebohan di Bali. Film ini digarap oleh sutradara Amit Virmani. Saat ini, Cowboys in Paradise mendapat penolakan dari masyarakat Bali. Mereka keberatan karena film tersebut menganggap Pantai Kuta sebagai surganya para gigolo.

Film tersebut menceritakan sepak terjang gigolo di Bali. Para pemuda Bali itu digambarkan memang seperti para koboi yang menggoda para turis perempuan.

 

Pemeran Cowboys In Paradise (beach boys Kuta)

Para beach boy Kuta membantah berprofesi sebagai gigolo sebagaimana yang dikisahkan dalam film Cowboys in Paradise. Namun, mereka tidak menyangkal kerap berpacaran dengan wisatawan asing dan sering berganti pacar. Salah satu pemeran film Cowboys in Paradise yang bernama “Argo” menuturkan bahwa mereka pacaran dengan wanita bule karena suka sama suka.

Bintang film cowboys in paradise Pria berusia akhir 28 tahun asal Jawa Timur ini mengaku pernah beberapa kali berpacaran dengan wanita asing dari berbagai negara yang berlibur ke Bali. Biasanya kisah asmara  berawal dari papan selancar berubah menjadi teman hingga berakhir menjadi “TTM” hingga akhirnya berpacaran.
Argo mengaku tidak jarang aktivitas bersenang-senang dibiayai oleh pihak wanita. Tetapi dia membantah bila dituding motivasinya berpacaran dengan wisatawan wanita asing adalah untuk mendapatkan kekayaan.

Bila jalinan cinta dua bangsa ini mulus, maka pertemuan selanjutnya usai berakhirnya musim liburan bisa melalui jaringan internet. Tetapi sering juga mereka putus sebelum berakhirnya musim liburan karena si wanita cemburu dengan teman-teman wanita para beach boys. Bintang film yang menggegerkan pariwisata Bali, Cowboys in Paradise bakal diperiksa polisi.

Bintang Film Cowboys In Paradise telah dimintai keterangan soal proses pembuatan film tersebut.Tiga beach boys yang diperiksa adalah Arnold, tokoh yang mengucapkan I Love You di pembuka film, Argo (dipijit oleh para wanita bule) dan Fendy (bermain gitar). Para beach boys yang merasa tertipu oleh sang sutradara akan memberikan keterangan sebenarnya kepada pihak polisi.

 

Kisah Amit Virmani Mengapa Membuat Film Cowboys in Paradise

Amit Virmani Semua bermula dari seorang bocah laki-laki Bali. Demikian Amit Virmani mengawali kisahnya mengapa membuat film Cowboys in Paradise . Amit mengaku ide film yang bercerita tentang gigolo di Bali itu datang saat ia berlibur ke Pulau Dewata itu beberapa tahun lalu. Saat itu, Amit bertemu dengan seorang bocah Bali yang berusia sekitar 12 tahun.
Si bocah mendesak Amit untuk berbicara dalam bahasa Jepang. Saat ditanya, anak laki-laki itu mengaku ia hanya ingin berlatih berbahasa Negeri Sakura itu.
"Saya hanya berlatih. Ketika saya dewasa saya ingin menjadi gigolo bagi perempuan Jepang. Bocah itu menjawab dengan riang gembira," cerita Amit seperti dilansir dalam website cowboysinparadise.com

Jawaban itu pun lantas mengganggu pikiran Amit. Pria keturunan India itu bingung dengan rencana karir masa depan si bocah yang sulit diterima masyarakat pada umumnya.  Sejumlah negara dan tempat wisata pantai memang banyak menyediakan jasa seks dengan sejumlah variasinya. Tidak bisa dipungkiri pula banyak perempuan yang kini juga menggunakan jasa seks.

"Tapi ada sesuatu yang lain. Mengapa bocah laki-laki ini begitu berhasrat untuk terlibat perdagangan kotor itu? Mengapa ia merasa bangga? Apa itu surga? Bagi saya surga adalah sebuah kata yang saya pandang dengan curiga. Apa itu surga ketika itu hanya menawarkan anak-anak dengan mimpi yang terbatas tentang masa depan?" kisah Amit. Amit lantas merasa terpanggil untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu. "Maka karena itulah saya membuat film ini," katanya.

Kini Amit Virmani berurusan dengan kepolisian. Polda Bali bakal mengusut pembuatan film yang menggegerkan pariwisata Bali, Cowboys in Paradise. Sutradara Amit Virmani, yang diduga membuat film secara ilegal terancam masuk penjara selama satu tahun. Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi Gde Sugianyar mengatakan pembuat film Amit Virmani melanggar UU perfilman No 8 Tahun 1992 karena membuat film di Bali tanpa mengantongi izin.

3 komentar:

bejo mengatakan...

wah malu maluin negara aja...

Bisnis Online Rahasia Dahsyat Hidup Sukses Dan Uang Melimpah mengatakan...

itu mah kerjaan orang yg gak suka ama negara kita aja sob. oiya salam kenal

Abid Famasya mengatakan...

wah... ternyata dari Jatim ya.. maklum, bule suka yang item2. hehe

Poskan Komentar

Silahkan memberi comment jika punya usul atau pertanyaan.....